CV. Rhestu Mandiri, alamat Jl. Raya Mangkang No.25 Tugu Semarang 50156 Phone (024)8663677 / 085842885000 / 087832885000 | PERDAGANGAN UMUM DAN PELAYANAN JASA : -Jasa Kontruksi dan Bangunan Sipil, -Jasa Laporan Pajak Perusahaan Dan Perorangan, -Jasa Catering dan Tata Boga, -Jasa Perijinan : NPWP,SIUP,TDP,CV,PT,IMB, dan HO | Menerima Anak Kos, dengan fasilitas : Kamar Mandi Dalam, Air Lancar, Lokasi Setrategis (Dekat dengan jalan raya)

Software Developer

Selasa, 01 Juli 2014

Protes Gambar Seram, Buruh Rokok Ancam Boikot Pilpres

By on 10.48

Senin pekan depan, mereka berencana menutup Pantura.

ddd
ahmadichsan11@gmail.com
Petugas memperlihatkan kemasan terbaru rokok dengan peringatan berbentuk gambar di Jakarta, Senin (23/6/2014).
Petugas memperlihatkan kemasan terbaru rokok dengan peringatan berbentuk gambar di Jakarta, Senin (23/6/2014).(VIVAnews/Ikhwan Yanuar)
ahmadichsan11.blogspot.com - Ketentuan pemerintah memasang gambar seram pada produk rokok dalam negeri berimbas kepada penolakan buruh rokok di Kudus, Jawa Tengah.
Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 28/2013 tersebut dirasa akan semakin menggeser produk rokok dalam negeri serta menyengsarakan buruh dan petani tembakau.

Bahkan, sebanyak 3.200 karyawan pabrik rokok di Kudus, Jawa Tengah, mengancam akan memboikot Pemilihan Presiden 9 Juli mendatang jika pemerintah tidak melakukan revisi terhadap aturan tersebut.

Di hadapan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, perwakilan buruh rokok yang tergabung dalam Komunitas Perusahaan Rokok Kudus (Koperku) menyatakan menolak Permenkes tersebut.

Rencananya, Senin pekan depan, 7 Juli 2014, akan menggelar demonstrasi menutup jalan Pantai Utara (Pantura) Kudus, Pati, dan Jepara.

"Aksi tutup jalan Pantura nanti, kami akan deklarasi boikot pilpres yang diikuti 3.200 buruh rokok dari 31 perusahaan rokok kretek," tutur Ketua Koperku Rusdi Rahman di Semarang, Selasa 1 Juli 2014.

Kata Rusdi, pemasangan gambar seram yang ada dalam Permenkes tersebut  akan menaikkan biaya produksi mencapai 68 persen, sehingga memberatkan industri rokok kretek menengah ke bawah.

"Oleh karenanya, kami meminta kepada gubernur supaya bisa menyampaikan aspirasi pengusaha rokok kretek di Kudus yang menolak PP (Peraturan Pemerintah) Nomor 109/2012 dan Permenkes Nomor 28/2013," ujar dia.

Alasan lain penolakan itu, lanjut dia, dengan adanya gambar seram di bungkus rokok dikhawatirkan dapat menurunkan penjualan rokok karena masyarakat menjadi takut. "Itu akan mematikan puluhan industri rokok kretek menengah ke bawah di Kudus, sehingga menyebabkan ribuan buruh rokok kehilangan pekerjaan," keluh dia.

Belum lagi adanya sanksi yang mengatur dalam peraturan tersebut, akan semakin membuat perusahaan rokok gulung tikar. Sanksi yang diatur perusahaan rokok terancam hukuman lima tahun penjara dan denda Rp500 juta, jika tidak mematuhi aturan itu.

Campur tangan asing

Sekretaris Wilayah Komunitas Kretek Semarang, Adi Kurniawan yang mendampingi Koperku Kudus, mengatakan kedua calon presiden yang akan bertarung pada 9 Juli mendatang belum berpihak terhadap industri rokok kretek dalam negeri.

Kata dia, PP Nomor 109/2012 dan Permenkes Nomor 28/2013 ada campur tangan dari pihak asing yang menginginkan produk rokok putih buatan mereka bisa menggantikan rokok kretek dalam negeri. "Contohnya sudah ada, yakni perusahaan rokok Philip Morris dari Amerika Serikat membeli Sampoerna," ujar Adi.

Sementara itu, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo saat menemui puluhan buruh dalam audiensi mengimbau para buruh rokok di Kudus tidak sampai melakukan aksi boikot Pilpres 2014.
Politisi PDI Perjuangan itu meminta kepada pemerintah pusat atau Menteri Kesehatan untuk mengecek kondisi di daerah akan penerapan peraturan tersebut. "Menteri Kesehatan agar turun ke lapangan menemui mereka (para buruh rokok), supaya mengetahui kondisi riilnya," jelas Ganjar. (ahi)


© Ichsan Blog's

Minggu, 29 Juni 2014

Ramadhan 2014

By on 20.59


Ramadhan 2014
Senin, 30 Juni 2014 | 08:39 WIB

Ramadhan, Jam Kemacetan Bergeser

Memasuki bulan Ramadan, terjadi pergeseran pola jam dan lokasi kemacetan di tiap minggunya. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Ditlantas Polda Metro Jaya sudah menyebar beberapa anggota ke titik-titik yang rawan kemacetan.

Kampanye Hitam Obor Rakyat

By on 20.58

Masa kampanye pilpres 2014 dihebohkan dengan beredarnya tabloid bernama Obor Rakyat yang berisi fitnah terhadap pasangan Jokowi-Kalla. Tabloid ini disebarkan ke berbagai wilayah.

Senin, 30 Juni 2014 | 08:50 WIB

Jokowi Sedang Pakai Strategi Kedua?

Capres Joko Widodo diduga sedang menjalankan strategi khusus untuk memastikan perolehan suaranya di pemilu presiden, dalam rupa "curhat" berisi klarifikasi Jokowi maupun timnya atas fitnah dan kampanye hitam yang dia sebut tertuju kepadanya.
Minggu, 29 Juni 2014 | 14:12 WIB

Jokowi Bagi-bagi Tabloid "Obor"

Jokowi-JK

By on 20.57


Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) menjadi pasangan capres dan cawapres yang diusung PDI-P, Hanura, Nasdem, dan PKB.
Senin, 30 Juni 2014 | 10:09 WIB

Jokowi: Ada Rente yang Sengaja Membiarkan Impor di Indonesia

Calon presiden Joko Widodo menengarai ada pihak yang sengaja membiarkan terjadinya impor di Indonesia. Pihak itu mendapat keuntungan besar dari kebijakan impor tersebut.

Meski Meksiko Tersingkir, Ochoa Jadi Pemain Terbaik

By on 20.55


Kiper tim nasional Meksiko, Guillermo Ochoa, menepis bola tembakan bomber Belanda, Klaas Jan-Huntelaar, pada pertandingan perempat final Piala Dunia, Minggu (30/6/2014).

FORTALEZA, KOMPAS.com — Kiper tim nasional Meksiko, Guillermo Ochoa, terpilih sebagai pemain terbaik meskipun El Tri takluk 1-2 dari Belanda pada perdelapan final yang digelar di Stadion Castelao, Fortaleza, Minggu (29/6/2014). 

Ochoa melakukan beberapa penyelamatan gemilang pada pertandingan tadi. Keperkasaan Ochoa membuat Belanda butuh 88 menit untuk mencetak gol lewat sepakan keras Wesley Sneijder. Gol balasan Sneijder tersebut membuat laga imbang 1-1 setelah Belanda tertinggal lebih dulu oleh gol Giovani Dos Santos. 

Namun, perjuangan Ochoa akhirnya sia-sia. Meksiko diganjar hukuman penalti karena Rafael Marquez melanggar Arjen Robben di kotak terlarang pada menit ke-90+1. Ochoa terkecoh oleh tendangan Klaas-Jan Huntelaar yang maju sebagai algojo. 

Ochoa untuk kali kedua terpilih sebagai pemain terbaik. Kiper 28 tahun tersebut sebelumnya menyabet "Man of The Match" saat Meksiko menahan imbang tanpa gol Brasil pada penyisihan Grup A.

Kemenangan Belanda Membawa Korban

By on 20.54


Gelandang tim nasional Belanda, Arjen Robben, jatuh seusai dilanggar bek Meksiko, Raphael Marquez, Minggu (29/6/2014).

RIO DE JANEIRO, KOMPAS.com — Hanya gara-gara men-tweet gambar yang dianggap mengolok-olok kekalahan tim Meksiko, perusahaan penerbangan Belanda, KLM, terancam diboikot.

Seusai Belanda mengalahkan Meksiko 2-1 di perdelapan final Piala Dunia, Minggu (29/6/2014), KLM mengunggah gambar di Twitter tentang suasana kedatangan di bandara dengan tulisan, "Adios Amigos" (selamat jalan kawan!).

Posting ini langsung mendapat reaksi keras dari para pendukung timnas Meksiko. Aktor ternama negara tersebut, Gael Garcia Bernal, langsung mengajak 2 juta lebih followers-nya untuk memboikot perusahaan penerbangan tersebut. 

Gara-gara protes ini, posting-an langsung menghilang setengah jam kemudian. Pihak KLM menyebut posting-an tersebut tidak bermaksud mengolok-olok kekalahan tim Meksiko. "Itu hanya  gurauan semata," kata Juru Bicara KLM, Lisette Ebeling Koning. "Namun, reaksi yang ada memang agak berlebihan."

Sementara  itu, perusahaan penerbangan Meksiko,  AeroMexico , juga men-tweet pesan yang mendukung perjuangan para pemain Meksiko. "Terima kasih atas penampilan di kejuaraan ini. Kami semua bangga dan menanti Anda pulang."

@ Ichsan Blog's

Paparan Hatta Normatif, Dulu Waktu Jadi Menteri Apa yang Dikerjakan?

By on 20.50


Senin, 30 Juni 2014 | 09:33 WIB
HERUDINCalon Wakil Presiden nomor urut 2, Jusuf Kalla (kiri) bersama calon Wakil Presiden nomor urut 1, Hatta Rajasa (kanan) dan moderator, Dwikorita Karnawati, saat debat di Jakarta Selatan, Minggu (29/6/2014). Tema debat cawapres malam ini adalah 'Pembangunan Sumber Daya Manusia dan IPTEK'. TRIBUNNEWS/HERUDIN
JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Tim Pemenangan Joko Widodo-Jusuf Kala, Nusyirwan Soejono menilai, paparan yang disampaikan cawapres Hatta Rajasa dalam debat cawapres, Minggu (29/6/2014) malam, cenderung normatif dan tidak implementatif. Salah satu hal yang dikritisi Nusyirwan adalah janjinya yang akan menganggarkan Rp 10 triliun untuk pengembangan riset dan teknologi. Menurut dia, janji itu mengawang-ngawang dan tidak realistis untuk dikerjakan.

"Hatta tahu bagaimana kondisi APBN saat ini, terus menerus defisit. Dia tidak menjelaskan bagaimana caranya mendapatkan anggaran sebesar itu. Saat ini saja di APBN 2014 terjadi pemotongan anggaran di sejumlah sektor kegiatan," kata Nusyirwan melalui siaran pers, Minggu (29/6/2014) malam.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu juga mengkritik Hatta yang menggembar-gemborkan kinerjanya sebagai mMenteri, saat debat kandidat. "Hatta tidak bisa mengklaim Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang merupakan kerja bersama menjadi hasil kerja individu," jelas Nusyirwan.

Anggota Komisi V DPR itu mengatakan, dalam melaksanakan MP3EI sudah dibentuk sebuah Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia yang bertugas melakukan koordinasi perencanaan dan pelaksanaan, serta melakukan evaluasi.

"Dari sisi penyampaian materi debat, memang cawapres Hatta tampak meyakinkan, tetapi implementasi apa yang sudah dikerjakan selama duduk di Kabinet tidak tampak," ujarnya.

@ Ichsan Blog's